Konstruksi Kandang Burung Jalak
Konstruksi Kandang Penangkaran Burung Jalak
Keberhasilan penangkaran burung jalak, khususnya jalak suren, jalak putih dan jalak bali sangat ditentukan oleh kecocokan kandang penangkaran yang digunakan. Tidak jarang para penangkar jalak pemula yang gagal dikarenakan konstruksi kandang yang salah. Kandang jalak sebaiknya memiliki bentuk meninggi. Usahakanlah agar tempat bertengger dibuat dalam ukuran yang besar atau melebar untuk memudahkan perkawinan . Sediakan pula tempat pakan, tempat minum, dan bak mandi. Sinar matahari harus dapat masuk ke kandang secara memadai. Banyaknya sinar matahari yang masuk sangat menentukan produktivitas perkawinan dan telur jalak suren. Ukuran kandang jalak memang bisa dibuat sesuai kebutuhan Anda. Namun yang penting adalah kandang itu harus tinggi karena jalak menyukai suasana kandang yang tinggi.
Bagian kiri dan kanan kandang bisa Anda buat dari batako atau sejenisnya. Yang penting ada sekat di antara satu kandang dengan kandang lainnya. Biarkanlah bagian depan kandang terbuka penuh, karena jalak suren mudah berdaptasi dengan lingkungan di sekitarnya dan tidak sensitif. Sedangkan lantai kandang cukup Anda buat dari tanah agar mudah menyerap kotoran dan kelembaban di dalam kandang tetap terjaga. Perlengkapan yang ada di dalam kandang juga harus ditata hingga menyerupai kondisi alami sehingga jalak suren merasa nyaman berada di dalam kandang.
Pada dasarnya konstruksi kandang jalak suren tidak jauh berbeda dengan konstruksi kandang murai batu dan konstruksi kandang cucakrawa.
1. Syarat Kandang Penangkaran
Lingkungan tempat pembuatan kandang penangkaran harus mendukung usaha penangkaran jalak suren. Lingkungan yang aman, nyaman, dan tenang akan sangat mendukung keberhasilan penangkaran.
- Lokasi Kandang Penangkaran
Lokasi untuk pembuatan kandang penangkaran sebaiknya dipilih yang aman, nyaman, tenang, dan jauh dari keramaian atau kebisingan. Konstruksi kandang penangkaran dibuat menghadap ke timur agar burung yang ditangkarkan mendapatkan sinar matahari pagi secara langsung. Lantai kandang harus lebih tinggi daripada tanah di luar kandang untuk menghindari air hujan masuk ke dalam kandang. Kandang penangkaran harus bebas dari gangguan serangga seperti kecoa dan semut serta bebas dari ganggaun binatang seperti tikus, kucing, anjing, musang, ular, dan sebagainya.
- Sirkulasi Udara
Kandang penangkaran harus memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga udara dalam kandang selalu berganti dengan udara yang segar. Kandang penangkaran yang selalu mendapat udara segar akan mendukung kenyamanan dan kesehatan burung yang ditangkarkan.
- Pohon Perindang
Pohon perindang di sekitar kandang penangkaran akan mendukung lingkungan kandang sehingga mirip dengan habitat asli cucakrawa. Selain itu, pohon perindang juga berfungsi untuk menghalangi terik matahari dan terpaan angin kencang.
2. Isi Kandang Penangkaran
Untuk mendukung kenyamanan burung jalak suren yang ditangkarkan agar mereka cepat berjodoh dan bertelur, maka kandang penangkaran harus dilengkapi sarana-sarana sebagai berikut.
- Sarang Bertelur
Bahan yang lazim untuk sarang burung jalak suren adalah kotak kayu . Sediakan pula sulur daun cemara kering yang bisa dibeli di kios burung. Rumah sarang sebaiknya diletakkan pojok kiri atas kandang penangkaran.
- Tempat Bertengger
Tenggeran dimaksudkan sebagai tempat untuk hinggap bagi jalak suren sambil bercengkerama, membersihkan paruh setelah makan, dan sebagai tempat untuk tidur di waktu malam: Tenggeran dapat menggunakan bahan dari ranting pohon yang cukup keras, misalnya ranting pohon asam jawa. Besarnya ranting kayu yang digunakan untuk tenggeran disesuaikan dengan kaki jalak suren agar dapat mengcengkeram dengan kuat.
- Tempat Pakan dan Minum
Tempat pakan dan minum untuk kandang penangkaran jalak suren sebaiknya terbuat dari wadah yang mudah dibersihkan dari kotoran dan lumut serta mudah untuk dipindah-pindahkan. Tempat pakan dan minum tersebut dapat berupa mangkok plastik atau alumunium yang tidak bocor dan tidak karatan. Tempat pakan dan minum diletakkan di tempat yang mudah terjangkau dan tidak mudah terkena kotoran.
3. Ukuran Kandang Penangkaran
Ukuran kandang penangkaran pada dasarnya tidak ada patokan yang ideal, yang terpenting adalah nyaman bagi jalak suren untuk berjodoh dan bertelur. Oleh karena itu, kandang penangkaran harus dibuat yang memberi kesan alami. Kandang penangkaran yang dibuat berkesan alami akan membuat jalak suren yang ditangkarkan cepat beradaptasi dengan lingkungan kandang. Pada dasarnya, ukuran, model, dan bentuk kandang penangkaran jalak suren tidak jauh berbeda dengan kandang penangkaran murai batu dan kandang penangkaran cucakrawa.
Jika lokasi kandang cukup luas, sebaiknya kandang penangkaran dibuat agak besar agar burung dapat bergerak lebih bebas dan lebih leluasa. Sekeliling dinding kandang dan atap kandang dapat dibuat dari kawat ram (ukuran 1 cm). Sebagian atap dan dinding kandang diberi penutup untuk tempat berteduh dan bersarang bagi jalak suren. Kandang penangkaran diusahakan menghadap ke Timur agar memperoleh sinar matahari pagi secara langsung.
Berikut adalah ukuran kandang penangkaran jalak suren di ANF Bird Farm, ukuran kandang panjang 1 m, lebar 1 m, dan tinggi 180 cm. Kandang penangkaran tersebut dapat diisi satu pasang jalak suren. Atap penutup kandang dapat memakai genting sehingga suhu udara dalam kandang tidak terlalu panas. Lantai kandang dari tanah diberi lapisan pasir setebal 5 cm.




