9 Penangkaran Jalak Suren Sistem Koloni

Last Updated on Tuesday, 23 June 2015 Published Date Written by masbun

 

Penangkaran Jalak suren sistem koloni

ANF Bird Pos Online edisi 9

Bermula dari terlalu banyaknya calon indukan burung jalak suren yang telah masbun siapkan untuk pengembangan jumlah indukan di ANF Bird Farm, tetapi jumlah kandang penangkaran tidak mencukupi... dan juga sepengetahuan masbun tentang jalak suren di habitat aslinya adalah hidup berkoloni, maka timbulah ide untuk mencoba penangkaran burung jalak suren sistem koloni.


Tanggal 4 april 2013 yang lalu, Masbun mencoba membuat kandang penangkaran jalak suren sistem koloni. Kandang penangkaran jalak suren sistem koloni tersebut berukuran 3mx3mx2,5m. Di kandang tersebut diisi dengan 54 kotak sarang yang dibuat dari papan kayu. Untuk tahap uji coba, masbun mengisi kandang penangkaran jalak suren sistem koloni tersebut dengan burung jalak suren sebanyak 25 pasang umur sekitar 7-8 bulan.


Kurang lebih 2-3 bulan setelah 25 pasang burung masuk di kandang penangkaran sistem koloni, beberapa burung sudah menunjukkan tanda-tanda berjodoh dengan ditandai burung sudah mulai kreasi dan mulai angkat sarang. 10 hari sampai sebulan setelah burung berjodoh dan angkat sarang,,beberapa burung sudah mau berproduksi dan menghasilkan anakan seperti layaknya indukan di kandang penangkaran sistem pasangan.


Selama pantauan masbun selama 3-4 bulan dihitung sejak jalak suren berproduksi di kandang penangkaran koloni, ada beberapa pasang jalak suren yang berproduksi normal dan selalu menghasilkan keturunan, ada beberapa pasangan jalak suren yang selalu nelur invertil/telur selalu kosong sejak pertama kali nelur, dan ada pula beberapa pasang yang sudah lama berjodoh/kreasi tetapi belum kunjung bertelur.


Dari pantauan masbun terhadap penangkaran sistem koloni,, ada 2 masalah.. pertama beberapa pasangan selalu nelur invertil, dan kedua ada beberapa pasangan yang sudah berjodoh tapi tidak kunjung bertelur. Setelah masbun cari penyebabnya,, ternyata beberapa pasangan yang selalu bermasalah tersebut dikarenakan perjodohan satu jenis kelamin,, yang selalu nelur invertil/nelur kosong adalah pasangan betina dengan betina,,,, dan yang sudah lama berjodoh tetapi tidak kunjung bertelur adalah pasangan jantan dan jantan.. jika burung sudah berjodoh dengan pasangannya, walaupun itu pasangan yang sejenis kelamin,, burung tersebut tidak mau berjodoh dengan burung lain walaupun disekitar dia masih banyak burung yang belum mendapatkan jodohnya...


Memang dari penangkaran sistem koloni ini dibanding sistem pasangan ada kelebihan dan kekurangannya..
Kelebihannya adalah 1. Kita tidak perlu repot repot menjodohkan burung jalak suren seperti layaknya penangkaran sistem pasangan dikarenakan burung akan memilih pasangan sendiri di kandang koloni.. 2, tidak membutuhkan lahan yang luas untuk penangkaran burung dalam jumlah yang banyak... 3, untuk perawatan keseharian tidak memakan waktu yang banyak dibanding penangkaran sistem pasangan dalam jumlah indukan yang sama...
Dari sisi kekurangannya adalah 1.. akan terjadi perjodohan diatara satu jenis kelamin yang jika tidak diatasi akan selamanya merugikan penangkar seperti yang saya sebutkan diatas.. 2. Lebih mudah penyebaran penyakit menular,, dikarenakan tempat makan dan tempat minum untuk burung dalam satu tempat. Bayangkan,, jika diatara 25 pasang burung, satu ekor saja terserang penyakit menular,, maka ke 25 pasang burung akan terserang juga.

Dengan melihat petimbangan pertimbangan diatas,, akhirnya masbun memutuskan untuk mengakhiri penangkaran jalak suren sistem koloni ini, dan saat ini kandang koloni tersebut sudah ditempati oleh beberapa pasang burung beo.
Berikut share dari saya tentang penangkaran jalak suren sistem koloni, semoga dapat bermanfaat dan dijadikan pertimbangan untuk pembaca sekalian yang ingin mencoba penangkaran sistem tersebut..

 

Berikut foto dokumentasi masbun untuk penangkaran burung jalak suren sistem koloni yang telah saya utarakan diatas.

 

Dan Klik disini untuk melihat daftar lengkap ANF Bird Pos Online

Copyright 2011. Joomla 1.7 templates.